Ciri ciri Penipuan Online


Maraknya bisnis online seperti halnya marketplace, instagram, Facebook, dll. Semakin juga bertambahnya kriminalitas di dalam dunia digital. Seperti halnya pada kasus-kasus penipuan terutama pada online, jumlah korban yang sudah terjebak kasus penipuan online tidak hanya 1-20 orang, namun melebihi ribuan orang. Modus modus penipuan yang di lakukan pelaku tidak lagi berbasis hipnotis (gendam), tetapi penipuan lewat dunia maya atau berbasis online.

Kasus penipuan melalui media online dinilai cukup pratis dan simple. Keuntungan pelaku yang di dapat juga jauh lebih besar dan aman bagi pelaku penipuan. Selaku penipu tidak harus bertatapan muka dengan calon korban, melainkan dari dunia digital seperti halnya bertemu di dunia maya. Agar anda tidak menjadi salah satu calon korban penipuan online, berikut simak contoh contoh yang saya lampirkan modus pelaku penipuan online yang harus anda waspadai ketika anda menemui hal janggal sebagai berikut.

·         Penipuan lewat Website palsu.
Cek namanya dan insiden typo ini di manfaatkan oleh pihak pihak tidak bertanggung jawab untuk mencuri data privasi anda. Saat ini terdengar pencurian data informasi privasi menggunakan akses metode typosquatting atau URL hijacking. Para pelaku penipu online menggunakan kemungkinan kamu typo untuk di jadikan alamat website lain yang dsulap menjadi semirip mungkin dengan aslinya.


·         Metode Phising
Istilah lain dari metode ini adalah penyalipan informasi atau privasi anda untuk keuntungan pihak tertentu. Modus penipuan ini biasanya para pelaku menawarkan website yang tidak terpercaya dimana  korban diminta untuk mengisi data disri secara lengkap (nama,nomor KTP, nomor rekening,  dan pin) sebelum menlanjutkan ke metode phising. Para pelaku yang menggunakan metode ini biasanya mereka sudah sangat profesional di bidang IT atau computer. Sebut saja para (HACKER). Karena itu, anda harus lebih berhati-hati saat membuka Website yang tidak terpercaya.


·         Menggunakan Nama dan Brand
Bagi yang suka belanja di Onlineshop sebaiknya juga berhati-hati banyak sekali pelaku penipuan di marketplace yang umumnya menggunakan nama dan foto sebagai karyawan Onlineshop. Seperti mereka menggunakan (Misal Lazada mereka menggunakan  Foto dengan berlogo LAZADA, menggunakan nama ADMIN Berkomentar pada Ulasan-ulasan history Pembelian entah itu baju, hp, acsesorie dll dari orang lain yang menyematkan Nomor Hp atau alamat Website palsu) dengan hal ini banyak yang percaya kemungkinan 75% dari calon Pembeli onlineshop apalagi yang tidak pernah berbelanja di onlineshop atau awam dengan onlineshop, sangat tidak disarankan untuk membeli atau melakukan transaksi, sebaiknya bertanya dulu kepada teman saudara yang mengeti atau paham dalam berbelanja online. Sebaiknya anda berhati-hati tidak semua onlineshop itu aman dalam bertransaksi, sebab banyak pelaku tidak bertanggung jawab berada disana, lebih baik anda mengikuti arahan atau aturan yang di berikan oleh marketplace tersebut.


·         Penjualan produk Harga sangat miring
Dengan bermodalkan Foto Copy paste. Para pelaku sudah bisa untuk mengelabuhi anda dalam memilih  harga dengan foto yang sama dan Harga yang di banderol sangat miring di bawah rata-rata, artinya jauh lebih murah barang originalnya, misal ( samsung S9 dengan harga asli 9 juta sekian, sedangkan pelaku penipuan hanya menjual dengan harga 1 juta saja)
Siapapun pasti tergiur pada produk yang harganya murah. Benar. Tujuannya hanya 1 supaya anda tergiur dengan sangat murah meriah sudah mendapatkan apa yang di inginkan. Namun, anda perlu lebih bijak dalam melakukan transaksi. Metode penipuan seperti ini biasanya anda harus mengisi formulir pemesanan seperti ( alamat, no hp, no ktp sim dll) dan pelaku menginformasikan bahwa ini asli setelah bertransaksi barang yang sudah dipilih untuk di beli akan dikirim setelah melakukan transaksi dahulu atau melakukan transfer dahulu.



·         Penipuan lewat undian berhadiah
Metode penipuan ini sudah sangat sering di temukan di era digital sekarang, munculnya informasi mengenai undian berhadiah sering tampak disosmed serta sms dan telepon, tetapi yang sering ditemukan bermodel website palsu, aksi metode ini sangat sederhana, biasanya Para korban di ajak bergabung lebih dahulu di situs undian online dengan di iming-imingi hadiah yang sangat besar. Kemudian para korban di minta untuk mengisi formulir identitas diri (privasi) seperti (nama,no rekening,jenis kelamin alamat, dll ). Tidak sampai disitu , para korban biasanya diminta untuk mentransfer sejumlah uang sebagai biaya pendaftaran atau pajak hadiah sebelum di lakukannya pengundian berhadiah.

Maraknya kasus penipuan online di era digital patut di waspadai. tidak disarankan untuk melakukan transaksi dengan Iming-iming berupa bonus yang besar tidak wajar atau sejenisnya, suatu saat anda menemukan suatu metode penipuan yang sudah saya jelaskan di atas, sebaiknya anda berhati-hati supaya anda tidak menjadi korban selanjutnya. Sebenaranya masih banyak metode penipuan lainnya yang belum sempat di bahas. Mungkin dilain waktu saya akan membahasnya. Sekian dulu mengenai modus penipuan berbasis online dari saya, semoga bermanfaat.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara membedakan barang branded dengan yang palsu (oem/kw)

TIPS BELANJA ONLINE

Pentingnya sebuah Brand