Pengertin tentang grosir



Apa itu grosir?
Menurut sumbernya, dengan arti kata grosir !
Grosir adalah orang atau perusahaan yang membuka usaha dagang dengan cara membeli dan menjual kembali barang dagannya kepada pengecer, perusahaan industri, pedagang besar lainnya, lembaga pemerintah atu suasta dan lain sebagainya. Jumlah barang yang diperjualbelikannya juga relatif besar. Para penggrosir ini tidak melaksankan penjualan secara eceran. Pada hakikatnya grosir termasuk dalam jenis pedagang besar.

 Grosir atau mendistribusikan di artikan sebagai penjualan barang atau merchandise kepada pengecer, pengguna bisnis industri, komersial, institusi atau profesional, atau kepada penggrosir lainnya dan jasa terkait, secara umum, artinya penjualan barang kepada siapa saja selain konsumen biasa. Menurut United Nation Statistics Division, ‘’grosir’’ adalah menjual kembali ( menjual tanpa pengubahan) barang baru dan terpakai kepada pengecer, pengguna industri, komersial, institusi atau profesional, atau kepada penggrosir lain, atau terlibat berperan sebagai agen atau broker dalam membeli merchandiser untuk, atau menjualnya kepada orang-orang atu perusahaan. Penggrosir biasanya mengatur, mengurutkan dan memeringatkan barang-barang di tempat luas, jumlah besar, dipak kembali dan distribusikan kembali di tempat lebih kecil. Sementara penggrosir sejumlah produk biasanya beroprasi atas alasan sendiri, pemasaran grosir untuk barang makanan dapat dilakukan di pasasr tertentu tempat semua pedagang bertemu.
Umumnya, penggrosir lebih dekat dengan pasar yang mereka suplai daripada sumber mereka dapatkan produknya, tetapi dengan penemuan internet dan E-procurement, terdapat peningkatan jumlah penggrosir yang berdiri di ddekat manufakturdi Tiongkok daratan, taiwan dan asia.
Kata grosir ini menunjuk pada pelaku yakni pedagang yang menjual barang pada sejumlah pihak termasuk pengecer, pedagang besar yang lain, perusahaan industri, pihak pemerintah atau swasta dan lain sebagainya.

Grosir ini banyak jenisnya dan dibagi berdasarkan hal-hal tertentu. Misalnya jenis-jenis grosir berdasarkan pada barng yang mereka perdagangkan di bagi dua yakni

1.       Grosir barang khusus, pedagang grosir yang hanya menjual barang tertentu
2.       Grosir barang umum, pedagang grosir yang menjual banyak jenis barang
Berikut manfaat dari pedagang grosiran
·         Wholesaler dapat memberikan kemudahan bagi produsen dengan menyediakan produk seperti baju,elektronik,dll dengan harga lebih murah untuk para pedagang kecil dan retailer.
·         Wholesaler dapat membantu mengatur keadaan stock barang serta dapat mengurangi resiko yang terjadi pada pemasok dan konsumen
·         Pedagang grosir dapat membantu memberikan pelayanan yang tepat dengan menggunakan sistem software akutansi. Dengan adanya software tersebut membuat semua hal seperti keuangan, informasi,market, level barang dan yang lainnya akan lebih mudah di update secara otomatis. Selain itu juga diberikan beberpa pelatihan, trainimg dan juga seminar tentang management service untuk mendirikan bisnis grosir.



Keuntungan bagi pengecer

Setiap orang bisa mendapatkan manfaat membeli produk grosir karena harganya murah. Ini adalah prosedur yang baik untuk toko-toko pengecer kecil, karena mereka dapat menghemat budget untuk menggrosir barang kepada pemasok(grosir). Tetapi tidak hanya orang pembisnis yang dapat membeli dalam jumlah besar. Satu-satunya aturan untuk membeli dalam jumlah besar adalah untuk menghormati barang-barang dalam jumlah tertentu. Pedagang grosir ingin menjual sejumlah besar barang untuk memenangkan lebih banyak uang dan kemudian pengecer atau khususnya dapat menjualnya dengan harga lebih tinggi. Dealer lebih tertarik membeli dalam jumlah besar karena mereka dapat membeli semua yang mereka butuhnkan untuk satu distributor.
Sekian dari saya untuk mengenal dengan pedagang grosir, semoga bermanfaat.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara membedakan barang branded dengan yang palsu (oem/kw)

TIPS BELANJA ONLINE

Pentingnya sebuah Brand